marsh4

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

makalah tentang tanaman transgenik

Leave a comment

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang.

Sejak zaman dahulu nenek moyang kita telah mengenal beranekaragam makhluk hidup .Beranekaragamnya makhluk hidup memiliki kemungkinan bagi manusia untuk memilih apa yang ingin dilakukan Keanekaragaman ini dapat kita lihat pada salah satu jenis makhluk hidup ,misalnya padi kita mengenal berbagai macam padi yang berbeda –beda sifatnya .ada padi yang batangnya panjang ada pula yang batangnya pendek.Ada padi yang berasnya pulen da pula yang tidak pulen,serta ada padi yang umur panennya lama dan ada yang umur panennya tidak lama .padi da dalam kehidupan kita sehari-hari baik secara langsung maupun tidak langsung ,sebagian dari manusia telah banyak  berhubungan dengan hasil pengguaan hasil teknologi DNA rekombinan .Tidak puas dengan memilih kombinasi sifat yang sudah ada di alam,maka manusia berusaha untuk membuat kombinasi baru dari sifat-sifat yang diinginkan.Cara klasik yang dapat dilakukan untuk mendapatkan sifat kombinasi yang diinginkan adalah dengan melakukan persilanngan .Dngan ditemukannya DNA sebagai bahan gen ,manusiapun berupaya untuk mendapatkan kombinasi sifat-sifat baru suatu makhluk hidup dengan cara melakukan perubahan langsung pda DNA genomnya .Makalah ini mengupas tentang bioteknologi khususnya di bidang teknologi DNA rekombinan pada tanaman transgenik.

1.II. Tujuan .

Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah  untuk memahami prinsip-prinsip dasar tanaman transgenik , menjelaskan peranan tanaman transgenik bagi kehidupan serta dampak lain yang terjadi tanpa yang diinginkan.

BAB II

ISI

II.1.Pengertian Transgenik

Transgenik adalah tanaman yang telah direkatasa bentuknya maupun kualitasnya melalui penyisipan gen atau DNA binatang,bakteri,mikroba,atau virus untuk tujuan tertentu.                Secara biologi tanaman transgenik adalah suatu produk rekayasa genetika melalui transformasi makhluk hidup lain kedalam tanaman yang tujuannya untuk menghasilkan tanaman baru yang memiliki sifat unggul yang lebih baik dari tanaman sebelumnya.

Proses  pembuatan tanaman transgenik sebelum dilepas ke masyarakat telah melalui hasil penelitian yang panjang ,studi kelayakan dan uji lapangan dengan pengawasan yang ketat ,termasuk analisis dampak lingkungan untuk jangka pendek dan jangka panjang .                Berdasarkan kelompok masyarakat yang pro dan kontra terhadap tanaman transgenik memiliki manfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk ,tetapi manfaat tersebut belum teruji ,apakah lebih besar manfaatnya atau kerugiannya .

Cara pembuatan tanaman transgenik adalah gen yang telah diisolasi dan kemudian dimasukkan kedalam sel tanaman.Melalui suatu sistem tertentu ,sel tanaman yang membawa gen tersebut dapat dipisahkan dari sel tanaman yang tidak membawa gen.Tanaman pembawa gen ini kemudian ditumbuhkan secara normal .Tanaman inilah yang disebut sebagai tanaman transgenik karena ada gen asing yang telah dipindahkan dari makhluk hidup lain ke tanaman tersebut .

Tanaman transgenik merupakan hasil rekayasa gen dengan cara disisipi satu atau sejumlah gen .Gen yang dimasukkan itu disebut transgene,bisa diisolasi dari tanaman tidak sekerabat atau spesies yang lalin sama sekali .Transgene umumnya diambil dari organisme yang memiliki sifat unggul tertentu .Misal pada proses membuat jagung Bt tahan hama, pakar bioteknologi memanfaatkan gen bakteri tanah Basillus thuringiensis (Bt) penghasil racun yang mematikan bagi hama tertentu .Gen Bt ini dimasukkan ke rangkaian gen tanama jagung .Sehingga tanama resipien atau jagung juga mewariskan sifat toksis bagi hama .Ulat atau hama penggerek jagung Bt akan mati

II.II Prosess Transgenik

Cara seleksi sel transforman akan diuraikan lebih rinci pada penjelesan tentang plasmid (lihat Bab XI).Pada dasarnya ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi setelah transformasi dilakukan ,yaitu:

(1) Sel inang tidak dimasuki DNA atau berarti tranformasi gagal .

(2)Sel inang dimasiki vektor religasi atau berrti ligasi gagal.

(3) Sel inang dimasuki vektor rekombinan dengan atau tanpa fragmen sisipan atau gen yang diinginkan .

Untuk membedakan antara  kemunngkinan pertama dan kedua dilihat perubahan sifaf yang terjadi pada sel inang .Jika sel inang memperlihatkan dua sifat marker vektor ,maka dapat dipastikan bahwa kemungkinan kedualah yang terjadi ,Selanjutnya untuk membedakan antara kemungkinan kedua dan ketiga dilihat pula perubahan sifat yang terjadi pad sel inang. Jika sel inang hanya memperlihatkan salah satu sifat diantara kedua marker vektor , maka dapat dipastikan bahwa kemungkinan ketigalah yang terjadi .

Teknik rekayasa genetika sama dengan pemuliaan tanaman ,yaitu memperbaiki sifat –sifat tanaman dengan menambah sifat-sifat ketahanan terhadap cekaman hama maupun    lingkungan yang kurang menguntungkan ,sehingga tanaman transgenik memiliki kualitas lebih baik dari tanaman konvensional,serta bukan hal baru karena sudah lama dilakukan tapi tidak di sadari  oleh masyarakat.

II.III . Tujuan Transgenik

Memindahkan gen untuk mendapatkan organisme baru yang memiliki sifat lebih baik .Hasilnya saat ini sudah banyak jenis tanaman transgenik misalnya,jagung,kentang ,kacang, kedelai dan kapas .keunggulan dari tanaman transgenik umumnya adalah tahan terhadap serangan hama .Rekayasa genetika seperti pembuatan tanaman transgenik dilakukan untuk kesejahhteraan manusia .Akan tetapi muncul dampak yang tidak diinginkan yaitu dampak negatif dan positif.

II.IV.  Pemanfaatan Organisme Transgenik dan Produk yang Dihasilkannya

Teknologi DNA rekombinan atau rekayasa genetika telah melahirkan revolusi baru dalam berbagai bidangkehidupan manusia, yang dikenal sebagai revolusi gen .Produk teknologi tersebut berupa organisme transgenik atau organisme hasil modifikasi genetik .Dewasa ini cukup banyak organisme transgenik atapun produknya yang dikenal dikalangan masyarakat luas.Beberapa diantaranya bahkan telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari .Berikut ini akan dikemukakan contoh pemanfaatan produk yang dihasilkannya dalam berbagai bidang kehidupan manusia.

1.Pertanian.

Melalui cara transgenik telah ditemukan sejumlah transgenik seperti tomat,tembakau dll.dengan sifat-sifat yang diinginkan ,misalnya perlambatan pematangan buah dan resistensi terhadap hama dan penyakit tertentu.Pada dasarkan  rekayasa genetika di bidang pertanian bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan suatu negara dengan cara meningkatkan produksi kualitas ,dan upaya penanganan pasca panen serta prosesing hasil pertanian .Peningkatan produksi pangan melalui revolusi hijau ,di samping itu ,kualitas gizi serta daya simpan produk pertanian juga dapat ditingkatkan sehingga secara ekonomi memberikan keuntungan secara nyata .Adapun dampak positifnya adalah untuk menciptakan keanekaragaman hayati yang lebih tinggi .

2.Florikultur .

Antara lain telah diperoleh tanaman anggrek transgenik dengan masa kesegaran bunga yang lama .Demikian juga telah dihasilkan. Beberapa jenis tanaman bunga transgenik  lainnya dengan warna bunga yang diinginkan .

3.Kesehatan

Mampu menghasilakan berbagai jenis obat dengan kualitas yang lebih baik sehingga memberikan harapan dalam upaya penyembuhan sejumah penyakit dimasa mendatang .Teknik rekayasa genetika memungkinkan diperolehnya berbagai produk industri farmasi penting seperti insulin,interferon dan beberapa hormon pertumbuhan dengan cara yang lebih efisien .Hal ini karena gen yang bertanggung jawabatas produk tersebut dikloning ke dalam sel inang bakteri tertentu yang sangat cepat pertumbuhannya dan hanya memerlurkan kultivasi biasa

II.V.DAMPAK POSITIP DAN NEGATIF TANAMAN                  TRANSGENIK.

Dampak Positif.

1.Dapat menghasilkan produk labih dari sumber yang labih sedikit .

2.Rekayasa tanaman dapat hidup dalam kondisi llingkungan ekstrem akan  memperluas daerah                                                    pertanian mengurangi bahaya kelaparan .

3. Makanan dapat menjadi lezat dan menyehatkan .

Dampak negatif.

1. Dengan  terjadinya transfer genetik didalam tubuh  organisme transgenik akan muncul bahan kimia baru yang berpotensi menimbulkan pengaruh toksisitas pada bahan pangan .Sebagai contoh transfer gen tertentu dari ikan kedalam tomat ,yang tidak pernah berlangsung secara alami,berpotensi menimbulkan risiko toksisitas yang membahayakan kesehatan dan dikhawatirkan dapat menintroduksi alergen.

2.potensi menimbulkan penyakit .

Contoh dikembangkannya tanaman transgenik yang mempunyai gen dengan efek pestisida jagung Bt ,ternyata dapat menyebebkan kematian larva spesies kupu-kupu raja (Danaus Plexsipuss) sehingga akan menimbulkan gangguan keseimbangan ekosistem.

BAB III

PENUTUP

III.1Kesimpulan.

Dari iraian diatas yang telah kami sajikan dapat kami simpulkan bahwa :

1.Tanaman transgenik dapat enghasilkan peoduk lebih dari sumber yang lebih sedikit

2 .Rekayasa tanaman dapat hidup dalam kondisi lingkungan ekstrem akan memperluas daerah pertanian sehingga mengurangi kelaparan .

3.Makanan dapat menjadi lezat dan menyehatkan.

Namun sealin iti juga dapat menimbulkan kekhawatiran diantaranya yaitu:

1.Terjadinya silang luar .

2.Adanya efek kompensasi .

3.Munculnya hama target yang tahan terhadap insektisida .

4.Munculnya efek samping terhadap hama nontarget.

III.IISaran.

Setelah membaca makalah diatasmaka disarankan agar lebih berhati-hati dalam melakukan setiap percobaan apalagi menyangkut gen dan segala rekatasanya karena bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Author: marsaulina h

a christian,currently studying at Engineering Informatics Gunadarma University.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.